SDIT Nurul Fikri Gandeng BNN Gelar Sosialisasi Pencegahan Narkoba Sejak Dini
TULUNGAGUNG – SDIT Nurul Fikri bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar Sosialisasi Pencegahan Narkoba Sejak Dini dan Bahayanya bagi Generasi Muda. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam membentuk karakter siswa yang sehat, berakhlak, serta memiliki kesadaran untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba.
Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) tersebut diikuti seluruh siswa kelas IV, V, dan VI SDIT Nurul Fikri. Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup rangkaian program Bina Pribadi Islam (BPI) yang telah berlangsung selama satu semester.
Melalui kegiatan ini, siswa dibekali pemahaman mengenai bahaya narkoba, dampak buruk yang ditimbulkan terhadap kesehatan maupun masa depan, serta pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan pergaulan.
Penyuluh Narkoba Ahli Pertama BNN, Tatag Wiyono, S.M., hadir sebagai pemateri. Dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami anak-anak, ia menjelaskan berbagai jenis narkoba, dampak penggunaannya, serta pentingnya keberanian untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika.
Menurut Tatag, para siswa SDIT Nurul Fikri menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung.
“Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka adalah anak-anak yang baik, mampu memahami apa yang saya sampaikan, serta memperhatikan materi dengan sangat baik,” ujarnya.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Para siswa tampak aktif mengikuti sesi tanya jawab dan diskusi yang diselingi berbagai contoh kasus sederhana sesuai usia mereka. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan serta semangat mereka dalam menjawab pertanyaan dari pemateri.
Kepala SDIT Nurul Fikri, Titin Setiarini, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada BNN yang telah memberikan edukasi penting bagi para siswa. Menurutnya, pengenalan bahaya narkoba sejak usia dini merupakan langkah preventif yang sangat diperlukan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.
“Kami berharap kerja sama yang baik dengan BNN ini dapat terus berlanjut. Di tengah begitu besarnya tantangan dan godaan yang dihadapi generasi muda dalam meraih cita-cita mereka, kegiatan seperti ini menjadi sangat penting sebagai pondasi sekaligus bekal ilmu pengetahuan bagi anak-anak. Dengan memahami bahaya narkoba sejak dini, mereka akan mengetahui hal-hal yang harus ditinggalkan dan dihindari demi menjaga masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
Ia menambahkan, pendidikan karakter tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui berbagai kegiatan yang mampu membekali siswa dengan kemampuan menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan.
Melalui kegiatan ini, SDIT Nurul Fikri berharap para siswa tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta memiliki ketahanan diri yang kuat terhadap berbagai ancaman penyalahgunaan narkoba. Dengan bekal tersebut, mereka diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang turut menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas narkoba.
